Saya mulai dari novel pertama,
Summer in Seoul dari Tetralogi 4 Musim Ilana Tan. Saya akan sedikit mereview
atau mengomentari novel ini terlebih dahulu. Seperti yang sudah saya tulis
dipostingan sebelumnya, Ilana Tan memiliki gaya penulisan yang dapat dengan
mudah dipahami oleh penulisnya, sehingga pembaca akan terus membacanya
(bahasanya ngalir teruss). Novel ini memiliki cerita yang mungkin setiap fans
ingin mengalaminya. Yaa taulah para penggemar pasti mempunyai mimpi yang sama,
yaitu dapat bertemu langsung dengan idolanya.
Dalam novel ini, pemeran utamanya
adalah Han Soo Hee dan Jung Tae Woo. Han Soo Hee atau Sandy merupakan mahasiswa
biasa yang bekerja sebagai asisten seorang perancang busana terkenal di Korea
Selatan. Dia merupakan campuran Korea dengan Indonesia. Ayahnya orang Korea dan
ibunya adalah orang Indonesia. Ia memiliki kakak perempuan bernama Lisa.
Sedangkan Jung Tae Woo merupakan seorang penyanyi terkenal di Korea Selatan,
bahkan dunia. Jung Tae Woo sedang dihadapi dengan gosip bahwa dia adalah
seorang gay karena ia tidak pernah tampil dengan seorang wanita. Kemudian,
kejadian itu mempertemukan mereka. Awalnya, ponsel mereka hanya tertukar karena
memiliki nada dering yang sama. Sandy kemudian pergi menemui Jung Tae Woo ke
rumahnya untuk menukarkan ponsel mereka. Mereka pun akhirnya bertukar ponsel.
Kejadian lain mempertemukan
mereka kembali. Jung Tae Woo berjanji akan menggunakan pakaian hasil rancangan
atasannya Sandy. Kebetulan hari itu, Jung Tae Woo datang ke gallerynya. Di sana
pertemuan kedua mereka di mulai. Sandy disuruh mengantarkan pakaian Jung Tae Woo dan
suatu kejadian tidak terduga terjadi. Mereka berdua melakukan negosiasi, yaitu
Sandy akan menjadi pacar in frame Jung Tae woo dengan syarat bahwa wajahnya
Sandy tidak boleh terlihat difoto. Namun, semua berubah. Perasaan itu mulai
timbul. Ya. Mereka saling mencintai. Ternyata, Sandy sudah mengenal pria ini.
Kakaknya, Lisa merupakan fans berat pria ini. Ia bahkan rela terbang ke Korea
demi menghadiri acara fans meeting Jung Tae Woo. Kesenangan ini malah menjadi
sebuah petaka, Lisa meninggal tertabrak mobil yang ditumpangi idolanya.
Kemudian, kabar buruk mulai beredar. Sandy dituduh melakukan balas dendam
akibat kematian kakaknya kepada Jung Tae Woo. ....
Oke! Cukup sampai di sini
spoilernyaa. Kalau penasaran, baca novelnya ;) Saya akan lanjutkan dengan quotenya.
“Dulu kalau aku tak begitu, kini bagaimana aku? Dulu kalau aku tak di situ, kini di mana aku? Dulu kalau aku begini, kelak bagaimana aku? Kini kalau aku di sini, kelak di mana aku? Tak tahu kelak ataupun dulu. Cuma tahu kini aku begini. Cuma tahu kini aku di sini. Dan kini aku melihatmu.”
“Betapa ia sangat merindukannya sekarang, ingin bertemu dengannya, ingin berbicara dengannya. Ada yang harus ia katakana pada orang itu. Ia harus memberitahunya ia rindu.”
“Lagi-lagi senyum itu, senyum yang bisa menghangatkan hati yang beku sekalipun.”
“Tidak bisakah kau biarkan aku tenang sedikit?” –Sandy a.k.a Han Soo Hee-
“Orang-orang tidak akan percaya aku punya hubungan khusus denganmu kalu kau berdiri sejauh itu.” –Jung Tae Woo-
“Aku suka mendengarkan music, suka keripik kentang, bunga, kembang api, hujan, dan bintang.” –Sandy a.k.a Han Soo Hee-
“Kau akan baik-baik saja. Percayalah padaku.” –Jung Tae Woo-
“Aku akan pastikan kau tidak akan mendapat masalah.” –Jung Tae Woo-
“Aku hanya ingin melihatmu gembira seperti sekarang, itu saja.” –Jung Tae Woo-
“Bukankah dia suka padamu?” –Young Mi-
“Jadi kau tidak mau punya kekasih artis? Tidak. Sebaiknya tidak. Kalau begitu, apakah aku harus berhenti? Kau bilang apa? Apakah aku harus berhenti menjadi penyanyi? Memangnya kenapa harus berhenti? Karena sepertinya aku menyukaimu.” –Percakapan Jung Tae Woo dan Han Soo Hee-
“Karena sepertinya aku menyukaimu.” –Jung Tae Woo-
“Terima kasih karena menyukaiku” –Sandy a.k.a Han Soo Hee-
“Selama beberapa waktu, aku sering memikirkanmu dan segala hal yang berhubungan denganmu.” –Sandy a.k.a Han Soo Hee-
“Aku bisa melupakan semuanya, tapi aku tidak akan kembali pada orang yang sudah meninggalkanku.” –Sandy a.k.a Han Soo Hee-
“Kalau suatu saat nanti kau rindu padaku, kau mau memberitahuku? ... Supaya aku bisa langsung berlari menemuimu.” –Jung Tae Woo-
“Kalau suatu saat nanti aku rindu padamu, bolehkah kukatakan padamu?” –Jung Tae Woo-
“Sepertinya rasa suka yang dirasakan Lisa terhadapmu berbeda dengan rasa suka yang kurasakan terhadapmu.” –Sandy a.k.a Han Soo Hee-
“Sudah lama tidak melihatmu. Kau tahu, aku hampir melupakan wajahmu. Kalau akau sampai lupa bagaimana wajahmu, aku tidak bakal bisa melakukan apa pun lagi. Kau tahu kenapa? Karena aku akan terlalu sibuk berusaha mengingat wajahmu.” –Jung Tae Woo-
“Ingantanku memang buruk, aku tahu. Menurutmu aku harus bagaimana? Menurutku, aku harus melihatmu setiap hari supaya tidak lupa. Itu artinya kau harus selalu di sisiku, bersamaku.” –Jung Tae Woo-
“Kenapa aku menyimpan nomor Sandy di nomor Sembilan? Itu karena kalau dia ada, aku baru merasa benar, merasa lengkap. Dia nomor sembilanku.” –Jung Tae Woo-
Oke! Quotesnya sampai di sini saja. Tunggu quotes dari novel Autumn in Paris ^^
Nb: dear readers... mohon untuk
dicomment, direspon, dan dishare. Postingan ini boleh saja direpost ataupun
direblog tapi tetap ingat untuk MENGIKUTSERTAKAN CREDITNYA DENGAN LENGKAP.
Terima kasih readers ^^
Credit gambar: Google Images
Komentar
Posting Komentar