Langsung ke konten utama

Tetralogi 4 Musim by Ilana Tan

Cover Novel Tetralogi 4 Musim Ilana Tan terbitan pertama

Halo! Annyeong haseyo! Bonjour! Ohayou! Hello!

Saya baru saja selesai baca tetralogi 4 musim Ilana Tan. Dan sekarang saya masih baper. Duuhhh bahasa novelnya benar-benar ringan dan mudah dipahami, sehingga terus membaca tanpa henti. Bahkan tidak melompat ke bab berikutnya (biasanya hal ini saya lakukan kalau sudah mulai bosan dengan novelnya). Di setiap novelnya, bahkan halaman novelnya ada saja quote yang bisa diambil. Hal inilah yang membuat saya betah baca novel-novel ini dalam 4 hari. Buat kalian yang belum baca novel ini, kalian harus baca! Novel ini benar-benar recommended. Sampai saat ini, ada 2 novel hasil tulisan Ilana Tan yang sudah difilmkan, yaitu Sunshine Becomes You yang sudah ditayangkan di bioskop akhir Desember tahun 2015 dan Winter in Tokyo yang akan ditayangkan 11 Agustus 2016 ini. Dari keempat novel ini, saya paling suka dengan kisah Autumn in Paris. Kenapa? Penasaran? Baca novelnya ;)

Daan oleh karena itu, saya akan membagikan ke kalian quote-quote dari 5 novel  Ilana Tan yang sudah saya baca. Bagi yang penasaran, stay tune terus yaa di Fiction & Quote. Sampai jumpa ^^



Cover Novel Tetralogi 4 Musim Ilana Tan terbitan kedua

credit gambar: Google Images

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Surat Fujisawa Tatsuya dari kisah Autumn in Paris

Surat Pertama “Aku baru tiba di Paris hari itu.” “Ini adalah kunjunganku yang kesekian kalianya ke Paris. Biasanya setiap kali peswatku mendart di bandarra Charles de Gaulle, aku akan melakukan hal-hal yang sudah rutin kulakukan. Aku turun dari pesawat, mengurus imigrasi, dengan sabar menunggu bagasiku muncul di ban berjalan, setelah itu langsung keluar dari bandara tanpa melihat kiri-kanan. “Tapi hari itu berbeda. Ketika aku akan keluar dari bandara, aku melewati sebuah kafe dan mencium aroma kopi yang enak. Untuk pertama kalinya aku tergoda untuk duduk dan menikmati secangkir kopi panas. Aku tidak tahu apa yang menarikku, tetapi aku meyakinkan diri sendiri bahwa aku hanya lelah setelah berjam-jam duduk di pesawat yang sempit. “Kafe itu member kesan nyaman, dengan beberapa menja kecil dan kursi empuk. Aku memesan café crème dan ketika menunggu pesananku itulah sesuatu terjadi. “Aku baru mengeluarkan Blackberry-ku dan mulai memeriksa jadwal kerja selama di Paris ke...

Quote dari Ha Joon (Drama Korea Sassy Go Go)

Ha Joon termasuk ke dalam kelompok siswa pintar (Baek Ho). Ayahnya sendiri juga merupakan seorang jaksa. Namun, terlalu banyak kesedihan dan tekanan yang dialami oleh Ha Joon. Ia selalu berusaha menjadi seseorang yang benar dimata ayahnya. Tapi, sekeras apapun ia mencoba, hal itu tidak pernah benar dimata ayahnya. Sampai tiba waktunya, ia pun melawan ayahnya. Berikut adalah percakapannya: Saat ayahnya hendak menamparnya: "Ayah, aku tidak akan membiarkan ayah memukulku lagi" "Ini adalah bekas luka yang tidak akan pernah hilang", Ha Joon menunjukkan bekas luka sayatan di lengan kirinya. "Aku sering mencoba bunuh diri. Aku melakukannya sendiri. Ayah tahu kenapa? Setiap kali ayah memukulku, aku akan lebih kesal pada diriku sendiri. Aku merasa aku adalah anak yang tak berguna. Tapi, sekarang aku tidak merasa seperti itu lagi. Aku memang terkadang masih merasa depresi, tapi aku mencoba untuk mengontrol diriu sendiri mulai sekarang." "Aku buka...